Minggu, 14 Mei 2017

Family: Food

Nurita Azizah Rachman
Belajar Bersabar dengan Maryam
Hobi berselancar di facebook membuat saya tergoda membaca postingan salah satu sahabat. Tenang, ini bukan mengenai isu politik yang tengah hangat dibicarakan. Ibu muda ini, hanya mengirimkan resep roti maryam yang terlihat begitu menarik karena dilengkapi gambar langkah pembuatannya.Lirik sejenak bagian komposisi bahan, wah ternyata semua yang diperlukan kebetulan sekali ada, tapi agak jiper juga melihat bagian menguleni (adonan setengah kg buat saya itu adalah woow..).Untunglah suami masih ada di rumah, dan bersedia membantu (yang penting bahan tersedia), yeaaay! mulai memasaaak!

Bahan yang dibutuhkan:


Bahan a:

  • 1 butir telur utuh
  • 1 kuning telur
  • 255ml air hangat
  • 1/2sdt garam
  • 1/4 gelas belimbing minyak goreng

Bahan b:

  • 500g tepung segitiga biru
  • 4 sdm susu kental manis






Cara membuat:
1. Campur bahan a, aduk dengan bantuan garpu.
2. Masukkan bahan b kedalam campuran bahan a, sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
3. Uleni adonan yang sudah dicampur hingga kalis tak lengket pada wadah.
4. Bagi adonan menjadi bentuk bulatan sebesar kepalan (kemarin kami bagi menjadi 18 bulatan)
5. Lumuri setiap adonan dengan minyak dan sisihkan dalam nampan dan tutup dengan kain, biarkan minimal selama 1 jam.
6. Ambil satu bulatan adonan, pipihkan seperti membuat martabak telur, olesi margarin lalu gulung memanjang.
IMG_20170512_133927.jpg7. Adonan yang sudah digulung, dibentuk seperti huruf 'S' lalu ditumpuk (sayangnya tak terdokumentasikan)..
8. Tipiskan kembali adonan, lalu goreng dengan sedikit minyak hingga setengah matang, dinginkan dan simpan di freezer.
9. Untuk penyajian, goreng adonan hingga kematangan yang diinginkan (saya hingga kulit luar kecoklatan).
10. Sajikan. 

 

Berkenalan dengan Maryam

IMG_20170512_134409.jpg
Barra: Belajar
membentuk adonan
Roti maryam (ada yang mengenalnya sebagai roti cane) memiliki banyak nama, konon keberadaannya di Indonesia sendiri karena dibawa para pedagang arabDalam tradisinya, roti maryam diasajikan dengan gulai atau ditaburi gula. Namun kini di gerai yang menjual penganan ini, topping roti maryam disajikan dengan lebih variatif misalnya dengan coklat, kacang maupun keju.

Belajar Bersabar, Meski tak Sedang Ujian

IMG_20170512_140035.jpg
Bumi: Topping kesukaan
Untuk membuat roti maryam ini sebetulnya mudah loh, bahan baku pun murah, jadi kenapa harganya bisa agak mahal? Menurut saya, rahasianya pada effort yang dikeluarkan pada proses pembuatannya, butuh cukup energi dan kesabaran untuk menguleni adonan hingga kalis dan membentuknya satu persatu. Bersabar, itu kuncinya.
Tenaga full dan bahan tersedia di rumah? Tak ada salahnya mencoba membuat penganan ini, selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar